Mengenal Buah Naga Hitam

Buah naga atau yang juga dikenal dengan nama Pitaya ini merupakan buah tropis dengan kandungan air yang tinggi. Pohon buah naga dalam ilmu botani digolongkan ke dalam marga Hylocereus dan Selenicereus. Kabarnya buah dengan warna cerah ini pertama kali ditemukan di wilayah Meksiko, Amerika Tengah dan juga Selatan. Meski demikian, saat ini persebaran tumbuhnya telah mencakup negara lainnya di dunia termasuk Indonesia. Buah naga banyak digemari karena rasanya cukup khas. Saat ini, dunia mengenal ada 4 varietas buah naga yakni  Hylocereus Undatus, yakni buah naga dengan kulit berwarna merah dan daging buah berwarna putih. Kedua, Hylocereus Polyrhizus, buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah. Ketiga, Selenicereus Megalanthus dengan kulit buah berwarna kuning cerah sedangkan daging buah putih. Yang terakhir adalah Hylocereus Costaricensis, buah naga dengan kulit berwarna merah dan daging buah merah pekat. Varietas terakhir ini sering disebut Black Dragon Fruit atau Buah Naga Hitam.

Pohon Buah Naga

Dragon fruit atau buah naga dalam ilmu bilogi dimasukkan ke dalam famili Cactaceae dengan biji dikotil. Buah ini memiliki empat genera yakni Stenocereus Britton & Rose, Cereus Mill., Selenicereus (A. Berger) Riccob dan Hylocereus Britton & Rose. Tanaman buah naga merupakan tanaman tahunan atau parennial. Tumbuhan ini memiliki bentuk pohon layaknya kaktus. Uniknya, akar pada pohon buah naga tak hanya terletak di bagian dasar tetapi juga tumbuh di bagian batang. Hal ini yang menyebabkan tanaman buah naga sanggup hidup meski telah tercabut dari tanah. Akar pada celah-celah batang dan berfungsi sebagai perekat. Akar ini disebut juga akar udara.

Belajar Cara Menanam Buah Naga

Dragon Fruit, atau yang juga dikenal dengan nama Buah Naga, merupakan buah istimewa bagi masyarakat Tionghoa. Bentuk buah ini memang unik. Kulitnya berwarna cerah lengkap dengan sisik berukuran besar. Boleh jadi karena kehadiran sisik tersebutlah sehingga dinamai Dragon Fruit. Buah dengan sisik serupa naga. Buah ini dianggap membawa berkah mengikut pada sifat naga. Maka itu, buah naga selalu jadi pelengkap persembahan di altar pada acara keagamaan Tionghoa. Tak hanya istimewa, ternyata buah naga juga memiliki rasa nikmat dan segar. Daging buahnya lembut dengan perpaduan rasa manis dan asam. Selain lezat, ahli gizi juga memastikan buah tropis yang satu ini memiliki sejuta khasiat. Sayangnya, permintaan dunia terhadap buah ini masih belum seimbang dengan kemampuan budidaya. Bahkan vietnam dan Thailand yang dikenal sebagai pemasok terbesar buah naga hanya mampu memenuhi 50% permintaan pasar global. Celah ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk ikut berperan aktif dalam ekspor buah naga. Terlebih, tanamam tersebut tumbuh subur di negara tropis. Cara menanam buah naga pun terbilang mudah dan tidak memerlukan keahlian tertentu.

Mengenal Buah Naga Kuning

Buah naga pertama kali ditemukan di wilayah Meksiko. Ciri khas buah ini adalah kulit bersisik dengan warna merah yang cerah. Selain itu, tanaman buah ini dikenal sebagai keluarga kaktus yang tahan hidup tanpa asupan air berlebih. Daging buah naga asli berwarna putih dan dipenuhi bebijian ukuran kecil berwarna hitam. Namun, seiring perkembangan teknologi pertanian, saat ini kita telah mengenal 4 varietas buah naga yakni buah naga putih (sebagai varietas awal), buah naga merah, buah naga hitam dan yang paling unik adalah buah naga kuning. Mengapa unik? Jawabannya ada pada kulit buah naga tersebut.